Hubungan Motivasi Olahraga, Durasi Tidur dan Durasi Latihan dengan Tingkat Kelelahan pada Atlet Taekwondo
Abstract
Latar Belakang: Kelelahan merupakan kondisi yang sering dialami atlet akibat akumulasi stres fisik dan psikologis selama latihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi olahraga, durasi tidur, dan durasi latihan dengan tingkat kelelahan pada atlet Taekwondo.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan 40 responden atlet Taekwondo yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstandar, dan analisis hubungan antar variabel dilakukan menggunakan uji Spearman Rank.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi olahraga (p = 0,279), durasi tidur (p = 0,833), dan durasi latihan (p = 0,936) dengan tingkat kelelahan. Mayoritas atlet memiliki motivasi olahraga sedang, durasi tidur tidak baik, dan durasi latihan berat, dengan tingkat kelelahan dominan kategori sedang.
Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi olahraga, durasi tidur, dan durasi latihan tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat kelelahan pada atlet Taekwondo Kabupaten Karawang. Hal ini mengindikasikan bahwa tingkat kelelahan dapat dipengaruhi oleh faktor lain di luar ketiga variabel tersebut
Copyright (c) 2025 JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copy Right dipegang oleh pengelola jurnal












