Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) Dan Status Gizi Pada Baduta di Wilayah Kerja Puskesmas Sawah Lebar, Kota Bengkulu
DOI:
https://doi.org/10.36086/jgk.v5i2.3300Keywords:
Makanan Pendamping ASI, Pengetahuan Ibu, Status giziAbstract
Asupan gizi yang cukup sangat krusial pada dua tahun pertama kehidupan anak untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Kekurangan gizi pada periode ini dapat menimbulkan dampak jangka panjang seperti gangguan mental, motorik, bahkan kematian. Beberapa faktor lain yang menjadi penyebab yaitu pemberian Makanan Pendamping ASIĀ (MPASI) yang tidak adekuat dan penyapihan yang terlalu cepat. Penelitian bertujuan mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang pemberian MPASI dan status gizi pada baduta di wilayah kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki baduta usia 6-23 bulan di Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu, dengan sampel sebanyak 48 ibu yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar ibu baduta memiliki pengetahuan yang cukup tentang pemberian MPASI (47,9%). Sebagian kecil baduta menunjukkan status kurang berdasarkan indikator Berat Badan menurut Umur (BB/U) (4.2%), Panjang Badan menurut Umur (PB/U) (4.2%), Berat Badan menurut Panjang Badan (BB/PB) (6,3%), dan Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U) (6,3%). Meskipun demikian, mayoritas baduta masih berada dalam kategori status gizi baik. Disimpulkanmayoritas ibu baduta di wilayah kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu memiliki pengetahuan yang cukup tentang MPASI, dan sebagian kecil baduta memiliki status gizi kurang.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work







