FORMULASI TABLET DARI EKSTRAK ETANOL KULIT KACANG TANAH (Arachis hypogeae L.)

  • Fadly Fadly Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Dewi Marlina Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Mar'atus Sholikhah Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Cendi Elsa Karin Poltekkes Kemenkes Palembang
Keywords: Tablet, kulit kacang tanah, granulasi

Abstract

ABSTRAK

Latar Belakang: Kulit kacang tanah (Arachis hypogeae L.) hanya dianggap sebagai limbah dimasyarakat. Tetapi sebenarnya Kulit kacang tanah dapat dimanfaatkan, karena pada dosis 300mg/kgBB memiliki efek penurunan kolesterol terhadap tikus Sprague Dawley. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak kental kulit kacang tanah sebagai sediaan tablet yang stabil secara fisik.

Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Ekstrak kulit kacang tanah diperoleh dengan cara maserasi dengan pelarut etanol 70%, kemudian didestilasi vakum hingga didapat ekstrak kental. Diformulasikan dalam tiga formula dengan variasi konsentrasi bahan pengikat gelatin antara lain 1%, 3%, dan 5% dengan cara granulasi basah. Kemudian dilakukan evaluasi sediaan.

Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan bahwa uji keseragaman bobot, keseragaman ukuran, kekerasan, kerapuhan, dan waktu hancur menunjukkan bahwa ketiga formula menghasilkan tablet yang memenuhi syarat. Kecuali waktu hancur pada formula II dan formula III.

Kesimpulan: Tablet ekstrak kulit kacang tanah dengan bahan pengikat gelatin 1% pada formula I dapat diformulasikan sebagai sediaan tablet yang stabil dan memenuhi persyaratan uji mutu fisik tablet.

Kata Kunci: Tablet, kulit kacang tanah, granulasi

 

ABSTRACT 

Background: Peanut shells (Arachis hypogeae L.) are only considered as waste in society. But actually peanut shells can be used, because at a dose of 300mg/kgBB it has a cholesterol-lowering effect on Sprague Dawley rats. This study aims to formulate a thick extract of peanut shell as a tablet preparation that is physically stable.

Methods: This study used an experimental method. Peanut shell extract was obtained by maceration with 70% ethanol solvent, then vacuum distilled to obtain a thick extract. Formulated in three formulas with varying concentrations of gelatin binder, including 1%, 3%, and 5% by wet granulation. Then do the evaluation of the preparation.

Results: The evaluation results showed that the weight uniformity test, size uniformity, hardness, friability, and disintegration time showed that the three formulas produced tablets that met the requirements. Except the disintegration time in formula II and formula III.

Conclusion: Peanut shell extract tablets with 1% gelatin binder in formula I can be formulated as stable tablet preparations and meet the requirements of tablet physical quality test.

Keywords: Tablet, peanut skin, granulation

Published
2022-06-15
How to Cite
1.
Fadly F, Marlina D, Sholikhah M, Karin C. FORMULASI TABLET DARI EKSTRAK ETANOL KULIT KACANG TANAH (Arachis hypogeae L.). JPharm [Internet]. 15Jun.2022 [cited 2Oct.2022];4(1):10 -16. Available from: https://jurnal.poltekkespalembang.ac.id/index.php/Jkpharm/article/view/1224