A EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA BRONKOPNEUMONIA ANAK DI RSUD MUKOMUKO 2024

Authors

  • Elsa Febria Mutiara universitas mohammad natsir bukittinggi
  • Ariesta Kirana Efmisa
  • Devahimer Harsep Rosi

DOI:

https://doi.org/10.36086/jkpharm.v7i2.3612

Keywords:

Bronkopneumonia anak, antibiotik, pengobatan, retrospektif, Rumah Sakit

Abstract

Latar Belakang: Bronkopneumonia adalah kondisi inflamasi paru-paru yang berdampak pada satu atau lebih lobus, ditandai dengan tambalan infiltratif yang dihasilkan dari bakteri, virus, jamur, dan zat asing.Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran dan analisa ketepatan penggunaan antibiotik.

Metode: Penelitian ini adalah penelitian observasional deskriptif dengan pendekatan retrospektif menggunakan data sekunder rekam medis. Penelitian ini melakukan sampling terhadap 58 rekam medis pasien bronkopneumonia anak yang dirawat inap dan mendapat terapi antibiotik. Analisis kualitatif menggunakan metode Gyssens untuk menilai ketepatan indikasi, pemilihan jenis, dosis, interval, dan lama terapi. Analisis kuantitatif menggunakan metode ATC/DDD untuk menghitung konsumsi antibiotik per 100 pasien-hari

Hasil: Antibiotik yang paling sering digunakan adalah seftriakson (53,4%), sefotaksim (27,6%), dan meropenem (19,0%). Evaluasi Gyssens menunjukkan 79,3% penggunaan rasional (kategori 0), 19% kategori IV A, dan 1,7% kategori III B. Total konsumsi antibiotik sebesar 25,57 DDD/100 hari rawat dengan nilai tertinggi seftriakson (18,06 DDD/100 hari). Sedangkan nilai terendah terlihat untuk Meropenem sebesar 2,09 DDD per 100 hari dan Sefotaksim sebesar 5,42 DDD per 100 hari rawat inap.

Kesimpulan: Sebagian besar penggunaan antibiotik pada pasien bronkopneumonia anak di RSUD Mukomuko sudah rasional dan efektif, namun diperlukan pengawasan berkelanjutan untuk mencegah resistensi dan meningkatkan mutu pelayanan.

Downloads

Published

2025-12-01

How to Cite

1.
A EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA BRONKOPNEUMONIA ANAK DI RSUD MUKOMUKO 2024. JKPharm j. kesehat. farm. [Internet]. 2025 Dec. 1 [cited 2026 Nov. 2];7(2):194-201. Available from: https://jurnal.poltekkespalembang.ac.id/index.php/Jkpharm/article/view/3612