LITERATUR REVIEW: IMPLEMENTASI GOOD PHARMACY PRACTICE DI APOTEK KOMUNITAS
Abstract
Good Pharmacy Practice (GPP) merupakan standar praktik farmasi yang ditetapkan oleh International Pharmaceutical Federation (IPF) dan World Health Organization (WHO) untuk menjamin kualitas pelayanan kefarmasian. Implementasi GPP di berbagai negara menunjukkan tingkat kepatuhan yang bervariasi. Melakukan tinjauan sistematis terhadap implementasi GPP di apotek komunitas di berbagai negara, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan, serta peluang peningkatan kualitas pelayanan. Pencarian literatur dilakukan terhadap artikel yang dipublikasikan tahun 2015-2025. Sepuluh artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis menggunakan metode literature review. Tingkat kepatuhan terhadap standar GPP bervariasi dari 11,7% hingga 65,09%. Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan meliputi kualifikasi tenaga farmasi, lokasi geografis apotek, dukungan regulasi, infrastruktur, dan sumber daya. Kategori dengan kepatuhan tertinggi adalah pengelolaan sediaan farmasi (66,1%-86,6%), sedangkan terendah adalah pelayanan farmasi klinik (11,02%-41,4%). Implementasi GPP di apotek komunitas masih suboptimal, terutama di negara berkembang. Diperlukan penguatan regulasi, peningkatan kompetensi tenaga farmasi, dan dukungan infrastruktur untuk meningkatkan kepatuhan terhadap standar GPP.
Copyright (c) 2026 Jurnal Kesehatan Farmasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work










