EVALUASI KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS KUMUN KOTA SUNGAI PENUH TAHUN 2025
Abstract
Kepuasan pasien merupakan indikator penting dalam menilai mutu pelayanan kefarmasian di fasilitas kesehatan. Evaluasi kepuasan pasien diperlukan untuk mengetahui kualitas pelayanan yang diberikan serta sebagai dasar perbaikan layanan di Puskesmas Kumun Kota Sungai Penuh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 259 responden yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Instrumen menggunakan metode SERVQUAL yang meliputi lima dimensi pelayanan. Analisis data dilakukan secara univariat dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepuasan sangat tinggi pada dimensi ketanggapan (90,2%) dan kehandalan (87,5%). Dimensi jaminan berada pada kategori puas (65,2%). Sementara itu, dimensi empati (45%) dan bukti fisik (46%) termasuk kategori kurang puas. Hal ini menunjukkan masih terdapat aspek pelayanan yang perlu ditingkatkan. Pelayanan kefarmasian di Puskesmas Kumun secara umum telah memuaskan pasien, namun perlu peningkatan pada aspek empati dan bukti fisik untuk meningkatkan mutu pelayanan secara menyeluruh.
Copyright (c) 2026 Jurnal Kesehatan Farmasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work










