Kadar Logam Berat Kadmium (Cd) pada Air Sumur Gali Masyarakat di Sekitar TPA Sukawinatan

  • Andini Dwi Ramadhan Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Maksuk Maksuk Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Yulianto Yulianto Poltekkes Kemenkes Palembang
Keywords: Cadmium containing, dug well water, dumping site

Abstract

Latar Belakang: Tempat pembuangan akhir sampah merupakan tempat akhir untuk menimbun berbagai jenis sampah. Salah satu jenis sampah tersebut berupa logam berat diantaranya kadmium. Kadmium merupakan salah satu logam berat yang sangat beracun bagi manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kandungan logam berat kadmium dalam sumur gali masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Akhir Sampah Kota Palembang (TPA Sukawinatan).

Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif observasi. Contoh uji diambil dari 5 jarak dengan kriteria

jarak 100 meter, 200 meter, 300 meter, 400 meter dan 500 meter dari TPA, jumlah contoh uji sebanyak 5 sampel dikomposit dari 15 sumur gali, teknik pengambilan sampel dilakukan teknik pengambilan sampel gabungan tempat (Composite Place Sample) dan pengambilan sampel sesaat (Grab Sample). Pengujian kandungan kadmium dilakukan di laboratorium menggunakan Atomic Absorption Spectrometry (AAS) dengan metode Inductively Coupled Plasma-Optical Emission Spectrometry (ICP-OES). Pengukuran pH dan suhu dilakukan secara in situ, sedangkan untuk kondisi konstruksi sumur gali dan kualitas fisik air sumur menggunakan lembar observasi.

Hasil: Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kondisi konstruksi sumur gali masyarakat sekitar TPA Sukawinatan yang diobservasi semuanya tidak memenuhi syarat, tetapi kualitas fisik air sumur gali (warna, bau dan rasa) memenuhi syarat kesehatan. Dari 5 sampel yang diambil didapat hasil yang sama kandungan kadmium dalam sumur gali masyarakat yaitu  < 0,0015 Mg/L masih dibawah baku mutu lingkungan. Untuk pH air sumur gali berkisar antara 4,9 – 6,4, dan suhu air berkisar antara 26 oC – 28 oC sesuai baku mutu lingkungan.

Kesimpulan: Kandungan kadmium dalam air sumur gali masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Akhir Sampah Kota Palembang ditemukan masih berada dibawah baku mutu persyaratan air bersih. Oleh karena itu partisipasi masyarakat dan peran pemerintah

setempat diperlukan untuk melakukan pengolahan air sumur dan memperbaiki konstruksi sumur gali masyarakat yang berada di sekitar pembuangan akhir sampah.

 

References

UU No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Lembaga Lembaran Negara Republik Indonesia https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/39067/uu-no-18-tahun-2008 (2008).

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Palembang. Arsip dokumen Bidang pengelolaan TPA dan Limbah. (2017).

Badan Lingkungan Hidup Kota Palembang. Profil Pengelolaan Persampahan Kota Palembang. (2018).

Maksuk, M. & Suzanna, S. Kajian Kandungan Timbal dalam Air Sumur Gali di Sekitar Tempat Pembuangan Akhir Sampah Sukawinatan Kota Palembang. J. Ilmu Kesehat. Masy. 9, 107–114 (2018).

Qadriyah, L. Analisis Jarak dan Konstruksi Sumur dengan Kadar Kadmium (Cd) Pada Air Sumur Gali di Sekitar TPA Pakusari Kabupaten Jember. (2018).

Jaya, I. W. A. E. S., Suarna, I. W. & Redi Aryanta, I. W. Studi kualitas air tanah dangkal dan pendapat masyarakat sekitar tempat pemrosesan akhir sampah suwung Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar. Ecotrophic 10, 62–67 (2016).

Rizza, R. Hubungan antara kondisi fisik sumur gali dengan kadar Nitrit air sumur gali di sekitar sungai tempat pembuangan limbah cair batik. Unnes J. Public Heal. 2, (2013).

Sudarningsih, S., Lestiana, E. & Wianto, T. Analisa Polusi Logam Berat Sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tabalong Kalimantan Selatan. Pros. SEMIRATA 2013 1, (2003).

Chandra, B. Pengantar Kesehatan Lingkungan. in (Egc, 2007).

Maksuk, M. Tingkat Risiko Konsentrasi Timbal dalam Air Sumur Gali Masyarakat di Sekitar Tempat Pembuangan Akhir Sampah Sukawinatan Kota Palembang. Politeknik kesehatan Palembang vol. 2 (2019).

Suryani, M., Setiani, O. & Nurjazuli. Analisis Faktor Risiko Paparan Debu Kayu Terhadap Gangguan Fungsi Paru Pada Pekerja Industri Pengolahan Kayu PT. Surya Sindoro Sumbing Wood Industry Wonosobo. J. Kesehat. Lingkung. Indones. 4, 17–22 (2015).

Slamet Soemirat, J. Kesehatan lingkungan. Cetakan ke 6, 49–136 (2009).

Siswoyo, E. & Habibi, G. F. Sebaran Logam Berat Cadmium (Cd) Dan Timbal (Pb) Pada Air Sungai Dan Sumur Di Daerah Sekitar Tempat Pembuangan Akhir (Tpa) Wukirsari Gunung Kidul, Yogyakarta. J. Pengelolaan Sumberd. Alam dan Lingkung. (Journal Nat. Resour. Environ. Manag. 8, 1–6 (2018).

Wulandari, D. W. I. A. Y. U. L. Kadar Logam Berat Air Sumur Disekitar Tpa Banjardowo Desa Banjardowo Kecamatan Jombang. (2017).

Nasution, H. I. & Silaban, S. Analisis logam berat Pb dan Cd dalam air sumur di sekitar lokasi pembuangan sampah akhir. J. ITEKIMA 1, 18–24 (2017).

Anwar, M. C., IW, H. R. & Cahyono, T. PAJANAN LOGAM BERAT (Pb) PADA SEDIMEN ALIRAN SUNGAI TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA). J. Ris. Kesehat. 8, 60–67 (2019).

Anggara, D. A., Karamina, H. & Hamzah, A. Analisis Sebaran Logam Berat Air Lindi Pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Dan Dampaknya Terhadap Kualitas Tanah. (2020).

Maksuk, M. Kadar Arsenik Dalam Air Sungai, Sedimen, Air Sumur Dan Urin Pada Komunitas di Daerah Aliran Sungai Musi Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2009. JPP (Jurnal Kesehat. Poltekkes Palembang) 1, 117–125 (2012).

Masriadi, M., Patang, P. & Ernawati, E. Analisis Laju Distribusi Cemaran Kadmium (Cd) di Perairan Sungai Jeneberang Kabupaten Gowa. J. Pendidik. Teknol. Pertan. 5, 14–25 (2020).

Kiki, R. D. S. I. A. & Utomo, P. Analisis kandungan timbal (Pb) dan kadmium (Cd) di tpa rasau jaya kabupaten kubu raya. J. Teknol. Lingkung. Lahan Basah 3, (2015).

Published
2022-05-30
How to Cite
1.
Ramadhan A, Maksuk M, Yulianto Y. Kadar Logam Berat Kadmium (Cd) pada Air Sumur Gali Masyarakat di Sekitar TPA Sukawinatan. JSL [Internet]. 30May2022 [cited 2Oct.2022];2(1):45-0. Available from: https://jurnal.poltekkespalembang.ac.id/index.php/SJKL/article/view/866