PENGARUH PEMBERIAN TEH DAUN KELOR TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PADA PASIEN DIABETES TIPE 2
Abstract
Diabetes Melitus (DM) tipe 2 merupakan gangguan metabolisme yang disebabkan oleh kekurangan sekresi insulin, gangguan kerja insulin atau keduanya. Kriteria DM tipe 2 berdasarkan pemeriksaan darah jika kadar glukosa darah sewaktu (GDS) >200mg/dl atau kadar glukosa darah puasa (GDP) >126mg/dl. Salah satu terapi non farmakologis untuk mengendalikan glukosa darah pada pasien DM dapat dengan cara pemanfaatan tanaman obat. Daun kelor (Moringa oleifera) termasuk dalam jenis tanaman yang memiliki sifat antidiabetik karena mengandung metabolit sekunder flavonoid, asam fenolik, dan EGCG yang mampu menstabilkan kadar glukosa darah. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh pemberian teh daun kelor terhadap kadar glukosa darah puasa pada pasien DM tipe 2. Metode penelitian yang digunakan yaitu quasy experiment dengan rancangan one group pre-test and post-test. Jumlah sampel dalam penelitian yaitu 21 responden yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi yang diberikan ke responden yaitu teh daun kelor sebanyak 200ml selama 7 hari. Uji statistik yang digunakan untuk analisis bivariat yaitu uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan terdapat penurunan kadar glukosa darah puasa sebelum dan setelah intervensi sebanyak 75,28mg/dl (p<0,005). Penelitian ini disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian teh daun kelor terhadap kadar glukosa darah puasa pada pasien DM tipe 2.
Copyright (c) 2026 JGK: Jurnal Gizi dan Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work







