HUBUNGAN KECACINGAN STH DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA PENAMBANG PASIR DI CEMPAKA KOTA BANJARBARU

  • Siti Husniar mahasiswa
  • Rifqoh Rifqoh
  • Tini Elyn
  • Jujuk Anton
Keywords: STH, penambang pasir, infeksi kecacingan

Abstract

Latar Belakang: Penambang pasir merupakan profesi pekerjaan yang kaitannya erat dengan tanah dan sangat mudah terkena penyakit infeksi kecacingan. Jika infeksi kecacingan dibiarkan cacing-cacing yang menginfeksi ini memberikan kontribusi besar terhadap kejadian anemia sehingga kadar hemoglobin menjadi turun. Tujuan penelitain ini untuk mengetahui adanya hubungan kecacingan STH (Soil Transmitted Helminth) dengan kadar hemoglobin pada penambang pasir di cempaka kota Banjarbaru. Jenis penelitian ini yaitu Survey Analitik dengan rancangan penelitian cross sectional, jumlah populasi sebanyak 21 orang dengan sampel sebanyak 21 sampel dan cara pengambilan menggunakan Teknik Total Sampling. Data kecacingan didapat dari pemeriksaan telur cacing dengan pemeriksaan mikroskopis metode Kato-Katz, sampel yang digunakan yaitu feses segar. Variabel kadar hemoglobin ditentukan dari pemerikasaan darah dengan metode Hematologianalyzer sampel yang digunakan yaitu darah EDTA. Hasil menunjukkan dari 21 responden ditemukan telur Ascaris lumbricoides 28,57% dengan intensitas ringan serta telur hookworm 9,52% dengan intensitas ringan dan Kadar hemoglobin yang normal 76,17%, Kadar Hemoglobin kurang dari normal sebanyak 23,80%. Berdasarkan uji statistik didapatkan (p= 0,364) bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kecacingan STH (Soil Transmitted Helminth) dengan kadar hemoglobin pada penambang pasir di cempaka kota Banjarbaru.

Published
2022-04-29
How to Cite
1.
Husniar S, Rifqoh R, Elyn T, Anton J. HUBUNGAN KECACINGAN STH DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA PENAMBANG PASIR DI CEMPAKA KOTA BANJARBARU. medlabscience [Internet]. 29Apr.2022 [cited 28Sep.2022];2(1):23-2. Available from: https://jurnal.poltekkespalembang.ac.id/index.php/jmls/article/view/1263