KEBERADAAN TELUR CACING STH PADA KUKU ANAK USIA 6-12 TAHUN DI TPA SUKAWINATAN KOTA PALEMBANG

Authors

  • Asrori Asrori Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Sri Sulpha Siregar Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Dian Adhe Bianggo NauE Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Fandianta Fandianta Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Hamril Dani Poltekkes Kemenkes Palembang

DOI:

https://doi.org/10.36086/medlabscience.v3i2.1999

Abstract

ABSTRAK

Latar belakang: Kecacingan salah satu penyakit yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat Indonesia yang berhubungan erat dengan kondisi lingkungan. Usia 6-12 tahun adalah usia yang rentan terinfeksi cacing karena aktifitas mereka yang banyak berhubungan dengan tanah. Metode penelitian: Penelitian ini bersifat deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional dan teknik sampling menggunakan random sampling. Hasil penelitian: Dari 35 responden dengan pemeriksaan potongan kuku didapatkan hasil 2,9 % positif terinfeksi cacing Soil Transmitted Helminths dengan spesies Strongyloides stercoralis. Berdasarkan jenis kelamin laki-laki 5,6% yang positif. Berdasarkan kebiasaan menggunting kuku dengan frekuensi > 2 minggu 33,3% yang positif. Berdasarkan kebiasaan mencuci tangan dengan hasil baik 7,1% yang positif. Berdasarkan anak yang tidak menggunakan alas kaki 33.3% yang positif. Kesimpulan: Gambaran keberadaan telur cacing Soil Transmitted Helminths pada kuku anak usia 6-12 tahun di TPA Sukawinatan Kota Palembang sebanyak 2,9% positif terinfeksi cacing Soil Transmitted Helminths.

Kata kunci : Soil Transmitted Helminths, Kuku anak, TPA

Downloads

Published

2023-10-30

How to Cite

1.
KEBERADAAN TELUR CACING STH PADA KUKU ANAK USIA 6-12 TAHUN DI TPA SUKAWINATAN KOTA PALEMBANG. JMLS j. of med. Lab. and sci. [Internet]. 2023 Oct. 30 [cited 2026 Nov. 4];3(2):67-75. Available from: https://jurnal.poltekkespalembang.ac.id/index.php/jmls/article/view/1999