PERBEDAAN KADAR BILIRUBIN TOTAL PADA BAYI BARU LAHIR YANG DIPERIKSA SECARA LANGSUNG DAN DITUNDA

  • Ribka Vinnesta 123Prodi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Vokasi, Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Palembang
  • Bastian Bastian Prodi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Vokasi, Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Palembang
  • Nurhidayanti Nurhidayanti 123Prodi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Vokasi, Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Palembang
Keywords: Bayi Baru lahir, Bilirubin Total, Neonatal, Penundaan Pemeriksaan

Abstract

Latar Belakang: Pemeriksaan kadar bilirubin total pada bayi baru lahir merupakan prosedur penting dalam penegakan diagnosis hiperbilirubinemia neonatal. Stabilitas bilirubin dalam sampel darah sangat dipengaruhi oleh faktor pra-analitik, termasuk waktu antara pengambilan dan pemeriksaan sampel. Bilirubin, khususnya bentuk tidak terkonjugasi yang dominan pada neonatus, dikenal labil terhadap paparan cahaya dan suhu, sehingga penundaan pemeriksaan dapat menyebabkan perubahan kadar yang signifikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan nilai kadar bilirubin total pada bayi baru lahir yang diperiksa secara langsung dan ditunda selama 3 jam. Metode Penelitian : yaitu Experimental Laboratory. Penelitian dilakukan di laboratorium RSIA Dwi Sari Lubuk Linggau pada bulan April-Mei 2025 dengan jumlah sampel sebanyak 33. Hasil Penelitian : pemeriksaan kadar bilirubin nilai rata-rata yang didapatkan pada sampel diperiksa langsung yaitu 22,20 mg/dl dan yang ditunda selama 3 jam 20,39 mg/dl dengan selisih persentase 4 %. Hasil uji Wilcoxon didapatkan nilai p = 0,000. Kesimpulan : dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan pada pemeriksaan kadar bilirubin total pada bayi baru lahir yang diperiksa secara langsung dan ditunda selama 3 jam di RSIA Dwi Sari Lubuk linggau. Kata kunci: : Bayi Baru lahir, Bilirubin Total, Neonatal, Penundaan Pemeriksaan

Published
2026-04-30