GAMBARAN KADAR C-REACTIVE PROTEIN (CRP) PADA PENDERITA ASAM URAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SITI FATIMAH AZ-ZAHRA PROVINSI SUMATERA SELATAN

  • Refai Refai poltekkes palembang
  • Siti Nurhidayah poltekkes kemenkes palembang
  • hamril dani poltekkes kemenkes palembang
  • Anton Syailendra Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Muhammad Ihsan Tarmizi Poltekkes Kemenkes Palembang
Keywords: Hiperurisemia, CRP, hipertensi,, DM, inflamasi

Abstract

 Latar Belakang: Asam urat merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar asam urat dalam darah (hiperurisemia) dan dapat memicu inflamasi. C-Reactive Protein (CRP) adalah protein fase akut yang meningkat saat terjadi peradangan dan dapat menjadi indikator inflamasi pada penderita asam urat. Pemeriksaan CRP dapat memberikan gambaran adanya inflamasi, terutama pada pasien dengan komorbiditas seperti hipertensi dan diabetes mellitus (DM). Tujuan: Mengetahui gambaran kadar CRP pada penderita asam urat di RSUD Siti Fatimah Az-Zahra Provinsi Sumatera Selatan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 30 penderita asam urat dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pemeriksaan laboratorium CRP dengan metode aglutinasi. Hasil: Sebanyak 30% responden memiliki kadar CRP tidak normal, sementara 70% normal. Pada responden dengan riwayat penyakit, kadar CRP tinggi ditemukan pada 36,4% kasus. Sementara pada responden tanpa riwayat penyakit tersebut, kadar CRP tinggi hanya sebesar 10,5%. Kesimpulan: Mayoritas penderita asam urat memiliki kadar CRP normal. Namun, kadar CRP lebih tinggi pada pasien dengan riwayat penyakit DM, yang menunjukkan peran komorbiditas dalam meningkatkan risiko inflamasi. Saran: Kepada para klinisi seyogyanya melakukan pemeriksaan asam urat untuk melihat tingkat inflamasi pada penderita asam urat, terutama bagi yang memiliki riwayat penyakit hipertensi atau diabetes melitus.

Kata Kunci: Hiperurisemia, CRP, hipertensi, DM, inflamasi

Published
2025-10-31