HUBUNGAN KADAR HbA1c DENGAN ESTIMASI LAJU FILTRASI GLOMERULUS DAN MIKROALBUMIN URINE
Abstract
awal, namun hubungan tersebut belum banyak dibuktikan pada populasi laboratorium di Indonesia. Tujuan: Menganalisis hubungan kadar HbA1c dengan estimasi laju filtrasi glomerulus (eGFR) dan kadar mikroalbumin urine. Metode: Penelitian analitik dengan desain potong lintang pada 40 subjek yang menjalani pemeriksaan HbA1c, kreatinin serum, dan mikroalbumin urine. Nilai eGFR dihitung menggunakan persamaan CKD-EPI 2021. Analisis statistik meliputi korelasi Spearman, korelasi parsial, uji Mann-Whitney, Kruskal-Wallis, uji eksak Fisher, regresi linear berganda, regresi logistik, dan analisis kurva ROC. Hasil: Rerata usia subjek 54,77 ± 12,96 tahun dengan 55,0% perempuan. Median HbA1c sebesar 6,20% (IQR 5,51–8,47), rerata eGFR 89,25 ± 19,89 mL/menit/1,73 m², dan median mikroalbumin urine 30,24 mg/dL (IQR 16,12–73,70). Albuminuria ditemukan pada 70,0% subjek, lebih tinggi dibandingkan peningkatan kreatinin serum (37,5%). HbA1c tidak menunjukkan korelasi bermakna dengan eGFR (ρ = +0,044; p = 0,789) maupun mikroalbumin urine (ρ = +0,048; p = 0,769), dengan kemampuan diskriminasi yang rendah (AUC 0,525 dan 0,522). Setelah penyesuaian usia dan jenis kelamin, HbA1c berhubungan positif dengan eGFR (b = +3,64; p = 0,005) dan negatif dengan kreatinin serum (b = −0,058; p = 0,002). Penurunan eGFR dipengaruhi oleh usia ≥60 tahun dan jenis kelamin laki-laki. Kesimpulan: HbA1c tidak dapat digunakan sebagai indikator tunggal penurunan fungsi ginjal tahap awal. Pemeriksaan albuminuria bersama eGFR tetap diperlukan untuk mendeteksi kerusakan ginjal dini.
Copyright (c) 2026 Journal of Medical Laboratory and Science

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work










