Pelatihan Kader Kesehatan Gigi dan Gizi Seimbang Mencegah Terjadinya Stunting di Kecamatan Cilawu Garut Dalam
Abstract
Stunting atau kekurangan gizi terjadi karena tubuh kekurangan zat gizi dari makanan dalam waktu lama. Gizi yang baik membantu menjaga kesehatan gigi, dan gigi yang sehat penting agar tubuh bisa menyerap nutrisi dengan baik. Penyakit gigi dan mulut dapat memengaruhi status gizi seseorang dan berhubungan dengan kejadian stunting. Karies gigi yang parah bisa membuat asupan gizi menjadi kurang. Angka stunting di Kabupaten Garut mencapai 23%, lebih tinggi dari rata-rata nasional 21%. Laporan Puskesmas Bojongloa Desember 2022 mencatat 82 balita stunting dan 38 balita bergizi buruk. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader tentang kesehatan gigi dan gizi seimbang melalui program desa mitra, agar mereka mampu menyuluh masyarakat, terutama ibu hamil. Sebanyak 22 kader dari 10 posyandu mewakili RW 01–11 ikut serta. Nilai rata-rata sebelum pelatihan 65%, meningkat menjadi 86% setelah pelatihan, dengan keterampilan penyuluhan kader tergolong Baik (86%). Luaran kegiatan ini meliputi video YouTube, HAKI, dan artikel publikasi
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





