Optimalisasi Penggunaan Video Animasi untuk Meningkatkan Kemandirian Menyikat Gigi Anak Tunagrahita
Abstract
Anak tunagrahita memiliki hambatan intelektual dan adaptif yang berdampak pada keterbatasan kemampuan perawatan diri, termasuk menjaga kebersihan gigi. Kondisi ini menuntut penggunaan metode edukasi yang sederhana, konkret, dan menarik agar informasi dapat dipahami serta diterapkan dengan lebih mudah. Video animasi dipilih sebagai media edukasi karena mampu menyajikan visual yang jelas, alur yang mudah diikuti, dan contoh perilaku yang dapat ditiru secara langsung oleh anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi pada 20 siswa tunagrahita di SLB Negeri Musi Rawas melalui penyuluhan, pemutaran video animasi, dan demonstrasi praktik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 40% (kategori kurang) menjadi 85,5% (kategori baik), serta peningkatan keterampilan menyikat gigi dari 40,5% (kategori kurang) menjadi 80% (kategori baik). Temuan ini menunjukkan bahwa video animasi memberikan dampak positif sebagai media edukasi yang menarik, mudah dipahami, dan sesuai dengan karakteristik belajar anak tunagrahita. Video animasi berpotensi menjadi model pembelajaran berkelanjutan untuk meningkatkan kemandirian perawatan diri pada anak tunagrahita
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





