Analisis Risiko Gangguan Fungsi Paru Akibat Paparan Debu PM10 Pada Pekerja Mebel Kayu

  • Emilia Anggraini Sentosa Poltekkes Kemenkes Padang
  • Muchsin Riviwanto Poltekkes Kemenkes Padang
  • Basuki Ario Seno Poltekkes Kemenkes Padang
Keywords: Analisis risiko, pm10, gangguan paru

Abstract

Abstrak

Latar Belakang : Industri mebel kayu UD. Redi perabot dan Interior merupakan salah satu industri penghasil debu yang dihasilkan dari proses penggergajian dan pengamplasan. Pencemaran PM10 berdampak pada gangguan fungsi paru. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat analisis risiko gangguan fungsi paru akibat paparan debu PM10.

Metode : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan analisis risiko kesehatan lingkungan dilakukan di lingkungan kerja UD.Redi Perabot dan Interior di Kalumbuk Kecamatan Kuranji Kota Padang. Sampel penelitian ini adalah debu yang diambil 2 titik dibagian area pengetaman dan pengamplasan dan titik penggergajian. Data yang dikumpulkan dengan melakukan pengukuran kadar debu dan fungsi paru, serta mengajukan kuesioner.

Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi di area ketam dan amplas yaitu 1,56 mg/m3 dan area penggergajian yaitu 1,19 mg/m3. Dengan demikian, 2 titik tersebut melebihi nilai ambang batas yaitu 1 mg/m3 menurut Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 05 Tahun 2018. Pemeriksaan gangguan paru menunjukkan 3 pekerja mengalami gangguan restriksi ringan.

Kesimpulan : Sebanyak 66,7% pekerja umumnya memiliki paru yang normal dan berdasarkan hasil perhitungan menunjukkan 77,8% pekerja umumnya beresiko mengalami gangguan kesehatan

Kata Kunci : Analisis risiko, pm10, gangguan paru

References

Sylvia AP & Lorraine MW. Patofisiologi konsep klinis dan konsep-konsep penyakit. (EGC, 2013).

Rasuandi, O. Z. Faktor-Faktor Gejala Gangguan Fungsi Paru pada Sopir Angkutan Kota di Kota Depok pada Tahun 2018. in skripsi (2018).

Mursinto, D. & Kusumawardani, D. Estimasi Dampak Ekonomi Dari Pencemaran Udara Terhadap Kesehatan

Di Indonesia. J. Kesehat. Masy. 11, 163 (2016).

Gusti A. Comparison of Risk Level of Exposure to PM10 On Students Vegetated and Non Vegetated Elementary

School in Padang City. Int. J. Appl. Eng. Res. 12, (2017).

Suryani, M., Setiani, O. & Nurjazuli. Analisis Faktor Risiko Paparan Debu Kayu Terhadap Gangguan Fungsi Paru

Pada Pekerja Industri Pengolahan Kayu PT. Surya Sindoro Sumbing Wood Industry Wonosobo. J. Kesehat.

Lingkung. Indones. 4, 17–22 (2015).

Irjayanti, A. & Suwondo, A. Hubungan Kadar Debu Terhirup (Respirable) Dengan Kapasitas Vital Paksa Paru Pada

Pekerja Mebel Kayu di Kota Jayapura. J. Kesehat. Lingkung. Indones. 11, 182–186

(2013).

WHO. WHO Human Health Risk Assessment Toolkit: Chemical Hazards. (World Health Organization, 2010).

Maksuk, M., Malaka, T., Suheryanto, S.& Umayah, A. Risk Quotient of Airborne Paraquat Exposure among Workers in Palm Oil Plantation. Int. J. Public Heal. Sci. 7, 97 (2018).

Louvar, J. F. & Louvar, B. D. Health and Environmental Risk Analysis. 2, (Prentice

Hall, 1998).

Direktorat Jenderal PP dan PL. Pedoman Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL). (Kementerian Kesehatan, 2012).

Sastrawijaya, T. Pencemaran Lingkungan. (Rineka Cipta, 2009).

Bukhori. Hubungan Pajanan Debu Kayu dengan Kadar Interleukin-8 Serum pada Pekerja Industri Pengolahan Kayu. (Universitas Udayana, 2015).

Putri, R. K., Darundiati, Y. H. & Yunita, N. A. Hubungan Paparan Debu Kayu Terhirup Dengan Gangguan Fungsi Paru Pada Pekerja Di Industri Mebel Cv. Citra Jepara Furniture Kabupaten Semarang. J. Kesehat. Masy. 5, 832–837 (2017).

MS, L. M., Suroto & Ekawati. Hubungan Paparan Debu Kayu Dengan Kapasitas Vital Paru Pekerja Pemotong Kayu Di Pt. X Mranggen Jawa Tengah. J. Kesehat. Masy. 6, 330–336 (2018).

Somantri, I. Asuhan keperawatan pada klien dengan gangguan sistem pernapasan. (Salmba Medika, 2009).

Anes, N. I., Umboh, J. M. L. & Kawatu, P. A. T. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Gangguan Fungsi Paru Pada Pekerja di PT.Tonasa Line Kota Bitung. Jikmu 5, 600–607 (2015).

Lung Health Institute. Restrictive Lung Disease. (2019).

Maksuk, M. Penilaian Risiko Kesehatan Kerja pada Penggunaan Pestisida dengan Metode (Hirac) di Perkebunan Sawit Sumatera Selatan Indonesia. Heal. Inf. J. Penelit. 11, 108–117 (2019).

Choridah, I. Hubungan Debu Respirabel Terhadap Gangguan Fungsi Paru Pada Pekerja Industri Mebel Di kelurahan Jatinegara Kec. Cakung Jakarta Timur. Epodemiologi Kesehatan (Universitas Indonesia, 2008).

Fauzia, N. & Kusumayati, A. Tingkat Risiko Kesehatan Akibat Pajanan PM10 Pada Populasi Berisiko di Terminal Bus Pulogadung Jakarta Timur Tahun 2014. J. Kesehat. Lingkung. FKM Univ. Indones. (2014).

Sinaga, R. N. Analisis faktor yang memengaruhi fungsi paru pada pekerja bagian produksi pt. mabar feed indonesia tahun 2020. (Universitas Sumatera Utara, 2021).

Anugerah, R. Analisis Risiko Gangguan Saluran Pernapasan Akibat Paparan Debu PM10 pada Pekerja Industri Mebel Kayu CV Cahaya Furniture Kota Padang Tahun 2018. 2, 95 (2018).

Published
2022-05-30
How to Cite
1.
Sentosa E, Riviwanto M, Seno B. Analisis Risiko Gangguan Fungsi Paru Akibat Paparan Debu PM10 Pada Pekerja Mebel Kayu. JSL [Internet]. 30May2022 [cited 2Oct.2022];2(1):30-7. Available from: https://jurnal.poltekkespalembang.ac.id/index.php/SJKL/article/view/1239