HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA DENGAN ANGKA KARIES GIGI PADA ANAK DI PERUMAHAN WONOSARI (STUDI KELURAHAN BULAK BANTENG SURABAYA)

  • Data Satria Pujiansyah Poltekkes Kemenkes Surabaya
  • Imam Sarwo Edi Poltekkes Kemenkes Surabaya
  • Soesilaningtyas Soesilaningtyas Poltekkes Kemenkes Surabaya
Keywords: Karies gigi anak, pengetahuan orangtua, kesehatan gigi

Abstract

Latar belakang: WHO menyebutkan bahwa angka karies gigi pada anak berada pada persentase 60%- 90%, hal ini dapat terjadi karena adanya kemungkinan pengaruh dari pengetahuan orang tua terhadap kesehatan gigi anak. Pengetahuan orang tua yang kurang mengenai kesehatan gigi dan mulut memunculkam dugaan munculnya karies gigi pada anak, karena orang tua berkontribusi secara penuh dalam pemeliharaan kesehatan gigi anak sejak usia dini.

Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan orang tua dengan angka karies gigi pada anak di Perumahan Wonosari (Studi Kelurahan Bulak Banteng Surabaya).

Metode: Penelitian dilakukan menggunakan jenis penelitian analitik cross-sectional dan pemilihan sampel menggunakan simple random sampling dengan total sampel adalah sebanyak 78 orang. Data dikumpulkan dengan lembar kuesioner untuk mendapatkan angka pengetahuan karies gigi pada anak dan pengambilan data karies gigi pada anak di Puskesmas Bulak Banteng.

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian responden tingkat pengetahuan kurang dan angka karies tinggi, dan hasil uji chi-quare yaitu P value 0,000 atau ditemukan hubungan antara tingkat pengetahuan orang tua dengan angka karies gigi pada anak.

Simpulan: Dapat disimpulkan bahwa di Kelurahan Bulan Banteng Surabaya masih kurang pemahaman orangtua terhadap karies gigi, angka karies gigi anak di Puskesmas Bulak Banteng berada di kategori tinggi, dan ditemukan kaitan antara pengetahuan orangtua dengan karies gigi pada anak di Perumahan Wonosari.

Published
2022-06-30
How to Cite
Pujiansyah, D., Edi, I. and Soesilaningtyas, S. (2022) “HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA DENGAN ANGKA KARIES GIGI PADA ANAK DI PERUMAHAN WONOSARI (STUDI KELURAHAN BULAK BANTENG SURABAYA)”, Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM), 4(1), pp. 40-44. doi: 10.36086/jkgm.v4i1.1261.