HUBUNGAN STATUS KARIES GIGI DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI PUSKESMAS BULAK BANTENG SURABAYA

karies gigi dengan kualitas hidup lansia

  • jyothi utami dewi Poltekkes Kemenkes Surabaya
  • Ratih Larasati
  • I.G.A Kusuma Astuti N.P
Keywords: Dental Caries, Quality of life, OHIP-14

Abstract

Latar Belakang: Populasi lansia di Indonesia, khususnya di Jawa Timur, terus meningkat setiap tahunnya. Dengan bertambahnya usia, berbagai perubahan fisiologis dan penurunan fungsi organ tubuh terjadi, yang menyebabkan peningkatan kerentanan terhadap penyakit dan kecacatan yang berdampak negatif pada kualitas hidup di kalangan lansia. Karies gigi adalah masalah kesehatan mulut yang umum terjadi pada populasi ini, yang berkontribusi pada perubahan kualitas hidup yang meliputi domain fisik, fungsional, sosial, dan emosional. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan antara status karies gigi dengan kualitas hidup pada lansia.

Metode: Penelitian analitik dengan desain cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 36 lansia yang diambil dengan Teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu DMF-T dan kuesioner OHIP-14. Analisis data menggunakan uji analisis Kendall Tau B.

Hasil: Hasil uji statistik Kendall Tau B menunjukkan bahwa status karies gigi berhubungan dengan kualitas hidup lansia yang dimana nilai α (0,026) sehingga α < 0,05 yang berarti H1 diterima dan H0 ditolak.

Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara status karies gigi dengan kualitas hidup lansia. Dimana ada peningkatan tingkat keparahan karies gigi berbanding terbalik dengan kualitas hidup lansia, di mana semakin parah kondisi karies, maka semakin menurun kualitas hidup yang dirasakan.

Kata kunci : Karies gigi, Kualitas hidup, OHIP-14

Published
2025-12-19