HUBUNGAN PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG CARA MENYIKAT GIGI DENGAN KARIES GIGI PADA ANAK PAUD WIDYA TAMA GRESIK

  • Adinia Septio Vani Poltekkes Kemenkes Surabaya
  • Bambang Hadi Sugito Poltekkes Kemenkes Surabaya
  • Agus Marjianto Poltekkes Kemenkes Surabaya
Keywords: Karies Gigi, Pra Sekolah, Pengetahuan

Abstract

Latar Belakang: Kerusakan gigi lebih umum terjadi pada anak usia prasekolah. Hingga 93 persen balita Indonesia berusia antara tiga dan empat tahun menderita gigi berlubang. Dengan mendorong anak-anak mereka untuk mencuci gigi dua kali sehari, orang tua dapat membantu mereka menjaga kebersihan mulut yang baik. Pengetahuan orang tua yang baik ataupun tidak bisa berdampak pada status kesehatan mulut anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karies gigi pada anak PAUD Widya Tama dengan pengetahuan orang tua tentang teknik menyikat gigi yang benar.

Metode: Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu analitik dengan rancangan cross sectional dengan jumlah sampel 38 orang tua dan anak PAUD Widya Tama Gresik. Pengetahuan orang tua dikumpulkan dengan menggunakan lembar kuisioner dan lembar observasi digunakan untuk mengukur indeks karies gigi. Teknik analisis menggunakan uji Spearman.  

Hasil: Hasil dari analisis univariat menunjukkan, dominan responden kebanyakan perempuan (86,8%), memiliki pendidikan SMA (78,9%), dan memiliki pekerjaan ibu rumah tangga (55,3%). Nilai ρ sebesar 0,005 yang diperoleh dari hasil pengujian penelitian ini lebih kecil dari kriteria signifikansi 0,05 atau ρ < 0,05. Dilihat dari hasil analisis, kedua variabel tersebut mempunyai hubungan yang relatif positif, ditunjukkan dengan nilai korelasi sebesar 0,449.

Kesimpulan: Karies gigi pada anak PAUD Widya Tama berkorelasi dengan pemahaman orang tua tentang teknik bagaimana menyikat gigi yang benar.

Published
2025-12-19