Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut Dengan Gingivitis di Puskesmas Kamal Kabupaten Bangkalan Tahun 2025
Abstract
Pengetahuan terkait pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut berperan penting untuk pencegahan dan penanganan munculnya penyakit gingivitis. Masa kehamilan merupakan masa yang rentan terhadap perubahan hormonal yang dapat meningkatkan resiko peradangan pada jaringan gingiva. Gingivitis merupakan peradangan gusi yang dapat dilihat dengan adanya gusi kemerahan, gusi bengkak, dan mudah berdarah, kondisi ini pada umumnya sering dialami oleh ibu hamil.
Studi ini dirancang untuk mengevaluasi hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan gingivitis. Pendekatan penelitian ini diterapkan adalah metode survey analitik menggunakan desain cross sectional dengan mengikut sertakan 36 ibu hamil sebagai subjek penelitian. Periode pelaksanaan penelitian berlangsung dari Januari hingga Februari 2025. Alat pengumpulan data yang diterapkan berupa kuesioner dan lembar observasi untuk menilai kondisi gingivitis. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman’s. Temuan penelitian menunjukkan mayoritas ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori sedang 58%, sementara hanya 11,1% responden yang menunjukkan pengetahuan dalam kategori baik, dan 30,6% responden berada dalam kategori kurang. Hasil evaluasi klinis juga mengindikasikan prevalensi gingivitis yang tinggi dikalangan ibu hamil yang di teliti.
Hasil uji analisis dari riset ini menunjukkan nilai Asymp.Sig. (2-tailed) yaitu 0,01 yang posisinya lebih rendah dari α (0,05). Simpulan dalam penelitian ini yaitu ada hubungan pengetahuan ibu hamil tentang pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan gingivitis di Puskesmas Kamal Kabupaten Bangkalan.
Copyright (c) 2025 Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work












