DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN JABON (ANTHOCEPHALUS CADAMBA MIQ.) TERHADAP BAKTERI KARIES PADA ANAK TUNA GRAHITA
DOI:
https://doi.org/10.36086/jkgm.v7i2.3014Keywords:
Daun Jabon, Streptococcus mutans, tuna grahitaAbstract
Latar Belakang: Anak tunagrahita memiliki risiko lebih tinggi terhadap masalah kesehatan gigi dan mulut, termasuk karies gigi, akibat keterbatasan dalam menjaga kebersihan oral. Salah satu alternatif alami yang berpotensi menghambat pertumbuhan bakteri penyebab karies adalah daun Jabon (Anthocephalus cadamba Miq.), yang diketahui mengandung senyawa aktif antimikroba, yaitu asam oleanolat. Tujuan: Mengetahui daya hambat ekstrak daun Jabon (Anthocephalus cadamba Miq.) dengan konsentrasi 0% (kontrol),5%,15%,30%,70% dan 95% terhadap bakteri karies Streptococcus mutans pada anak tunagrahita.
Metode: Desain deskriptif dengan pendekatan Pre-Post Control Design. Sampel berupa swab bakteri dari karies gigi anak tunagrahita di SLB-C Dian Grahita Jakarta Pusat, ditanam dalam media nutrient agar. Cakram kertas dicelupkan pada ekstrak daun Jabon (Anthocephalus cadamba Miq.) dalam berbagai konsentrasi (0%,5%,15%,30%,70% dan 95%) dengan replikasi sebanyak 5 kali dan zona hambat diukur setelah inkubasi selama 24 jam.
Hasil: Konsentrasi 30% mulai menunjukkan rata-rata daya hambat 3,4 mm (kategori lemah), sedangkan konsentrasi 95% menghasilkan rata-rata daya hambat 12 mm (kategori kuat). Uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi (p = 0.000), menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah perlakuan pada seluruh konsentrasi.
Kesimpulan: Ekstrak daun Jabon (Anthocephalus cadamba Miq.) memiliki daya hambat kuat pada konsentrasi 95% terhadap bakteri karies gigi anak tunagrahita namun diperlukan uji klinis lanjutan terkait dengan dosis, keamanan, efek samping dan regulasi penggunaan daun Jabon (Anthocephalus cadamba Miq.).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work












