HUBUNGAN PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DENGAN KEJADIAN KEHILANGAN GIGI PADA LANSIA
Abstract
Latar Belakang: Seiring proses penuaan, kemampuan fisik seseorang akan menurun, sehingga lansia yang lebih rentan mengalami gangguan kesehatan. Dalam banyak kasus, lansia kurang memperhatikan perawatan gigi dan mulut mereka karena keterbatasan kondisi fisik, yang akhirnya berdampak pada menurunnya kebersihan rongga mulut serta memicu kehilangan gigi. Penelitian ini berujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan kejadian kehilangan gigi pada lansia.
Metode: Penelitian ini menerapkan jenis cross sectional kuantitatif yang dilakukan pada 36 lansia di wilayah Puskesmas Bulak Banteng Surabaya yang memenuhi kriteria inklusi yang diperoleh dari penerapan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner serta melakukan pemeriksaan rongga mulut responden guna menghitung jumlah gigi yang masih berfungsi di dalam rongga mulut responden. Analisa data dilakukan dengan menerapkan uji chi-square untuk mengidentifikasi adanya hubungan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan kasus kehilangan gigi pada lansia.
Hasil: mayoritas lansia 66,7% memiliki pengetahuan berada pada kategori rendah, 19,4% lansia memiliki pengetahuan dengan ketgori cukup. Pemeriksaan rongga mulut menunjukkan sebagian besar lansia kehilangan gigi permanen. Hasil uji statistik diperoleh nilai signifikansi p = 0,0000 < dari batas signifikasi 0,05.
Kesimpulan: Adanya hubungan antara pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan kejadian kehilangan gigi pada lansia, kemungkinan disebabkan oleh rendahnya pengetahuan yang dimiliki lansia.
Kata kunci : Pengetahuan, kehilangan gigi, lansia.
Copyright (c) 2025 Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work












