EFEK ANGIOGENESIS EKSTRAK TULANG IKAN PATIN PASCA EKSTRAKSI GIGI TIKUS WISTAR

  • Shela Herfina
  • Valentino Haksajiwo
  • Shanty Chairani Universitas Sriwijaya
Keywords: Angiogenesis, ekstraksi gigi, penyembuhan, tulang ikan patin

Abstract

Latar Belakang: Ekstraksi gigi adalah prosedur bedah yang biasa dilakukan oleh dokter gigi. Proses penyembuhan soket ekstraksi terdiri dari beberapa tahap yang dapat dipercepat prosesnya oleh zat aktif dari bahan alam. Tulang ikan patin (Pangasius pangasius) mengandung kolagen dan arginin, yang dilaporkan dapat meningkatkan pembuluh darah baru dalam proses penyembuhan luka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek angiogenesis dari ekstrak tulang ikan patin pada luka ekstraksi gigi di tikus Wistar.

Metode: Penelitian ini adalah penelitian in vivo. Sebanyak 24 tikus Wistar (Rattus norvegicus) jantan dibagi menjadi 6 kelompok. Setelah dilakukan pencabutan pada gigi insisivus bawah, tikus pada 3 kelompok perlakuan diberikan diberikan ekstrak tulang ikan patin dan 3 kelompok kontrol diberikan akuades. Bahan uji diteteskan pada soket gigi sekali dalam sehari. Bahan uji diberikan selama 3 hari pada kelompok 1 dan 4, selama 5 hari pada kelompok 2 dan 5, dan selama 7 hari pada kelompok 3 dan 6. Setelahnya tikus dilakukan eutanasia dan dilakukan pembuatan preparat histologi. Banyaknya pembuluh darah baru yang terbentuk dihitung menggunakan mikroskop dengan lima bidang pandang dan dianalisis secara statistik.

Hasil: Jumlah pembuluh darah baru mengalami peningkatan pada pada hari ke-3 dan ke-7 dengan jumlah yang lebih banyak secara bermakna pada kelompok perlakuan dibandingkan kelompok kontrol (p<0,05). Hasil uji one way ANOVA terlihat perbedaan bermakna dari jumlah pembuluh darah baru pada kelompok ekstrak tulang ikan patin antara hari ke-3 dan hari ke-7 (p<0,05).

Kesimpulan: Ekstrak tulang ikan patin memiliki efek angiogenesis sehingga berpotensi dalam mempercepat proses penyembuhan luka pasca pencabutan gigi.

Published
2025-12-19