HUBUNGAN KARAKTERISTIK SOSIAL DEMOGRAFI DENGAN MASALAH KESEHATAN GIGI DAN MULUT SERTA PERILAKU MENYIKAT GIGI PADA PENDUDUK INDONESIA USIA ≥ 15 TAHUN: ANALISIS DATA SURVEI KESEHATAN INDONESIA (SKI) TAHUN 2023

  • Firdy Rama Poltekkes Kemenkes Jakarta II
  • Putu Gyzca Pradypta Poltekkes Kemenkes Jakarta II
  • Didik Marsigid
Keywords: Kesehatan gigi dan mulut, menyikat gigi, sosial demografi, Survei Kesehatan Indonesia, determinan kesehatan

Abstract

Latar Belakang: Penyakit gigi dan mulut merupakan masalah kesehatan masyarakat dengan beban global yang tinggi dan dipengaruhi determinan sosial demografi, namun bukti berbasis survei nasional Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan karakteristik sosial demografi dengan masalah kesehatan gigi dan mulut serta perilaku menyikat gigi yang benar pada penduduk Indonesia usia ≥15 tahun.

Metode: Studi analitik cross-sectional menggunakan data sekunder Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dari Pusdatin Kemenkes RI dengan sampel 638.178 responden. Variabel independen meliputi umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, dan tempat tinggal. Variabel dependen adalah masalah kesehatan gigi dan mulut serta perilaku menyikat gigi yang benar. Analisis dilakukan secara univariat, bivariat (Chi-Square), dan multivariat (regresi logistik biner), dengan kemaknaan statistik p<0,05.

Hasil: Sebanyak 41,5% responden mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut dan hanya 4,0% menyikat gigi dengan benar. Seluruh variabel independen berhubungan bermakna dengan kedua variabel dependen (p<0,001). Umur merupakan determinan terkuat masalah gigi; kelompok remaja–dewasa muda memiliki peluang 65% lebih rendah dibandingkan lansia (AOR=0,350; 95%CI=0,344–0,357). Pendidikan merupakan determinan terkuat perilaku menyikat gigi; kelompok berpendidikan rendah memiliki peluang 52,6% lebih rendah dibandingkan berpendidikan tinggi (AOR=0,474; 95%CI=0,454–0,496).

Kesimpulan: Karakteristik sosial demografi berhubungan bermakna dengan masalah kesehatan gigi dan mulut serta perilaku menyikat gigi yang benar, dengan umur dan pendidikan sebagai determinan utama, sehingga program promosi kesehatan gigi perlu memprioritaskan kelompok lansia dan berpendidikan rendah.

Kata kunci : Kesehatan gigi dan mulut, menyikat gigi, sosial demografi, Survei Kesehatan Indonesia, determinan kesehatan

Published
2026-06-26