Hubungan Kebiasaan Sarapan, Asupan Zat Besi, dan Siklus Menstruasi dengan Kejadian Anemia pada Siswi SMA Negeri 12 Surabaya

Authors

  • Ivanda Salsabilah Universitas Negeri Surabaya image/svg+xml
  • Veni Indrawati

DOI:

https://doi.org/10.36086/jgk.v5i1.2847

Keywords:

anemia, breakfast habits, iron intake, menstrual cycle

Abstract

Anemia terjadi ketika kadar hemoglobin tubuh lebih rendah dari kadar normalnya (≥12 g/dL) dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kebiasaan sarapan, asupan zat besi, dan siklus menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kebiasaan sarapan, asupan zat besi, dan siklus menstruasi, berhubungan dengan kejadian anemia pada siswi SMA Negeri 12 Surabaya. Penelitian ini adalah kuantitatif melaui pendekatan cross-sectional dan sampel sekundernya terdiri dari 85 murid yang dipilih secara Proportional Random Sampling. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi dan uji chi-square non-parametrik. Hasil uji statistik menunjukkan adanya korelasi antara kebiasaan sarapan dan anemia (p=0,023), tetapi tidak antara asupan zat besi (p=0,321) dan siklus menstruasi (p=0,530) dengan anemia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebiasaan sarapan memiliki hubungan dengan kejadian anemia pada siswi SMA Negeri 12 Surabaya, sedangkan asupan zat besi dan siklus menstruasi tidak memiliki hubungan dengan kejadian anemia pada siswi SMA Negeri 12 Surabaya.

Downloads

Published

2025-06-26

How to Cite

1.
Hubungan Kebiasaan Sarapan, Asupan Zat Besi, dan Siklus Menstruasi dengan Kejadian Anemia pada Siswi SMA Negeri 12 Surabaya. j.gizi.kesehatan [Internet]. 2025 Jun. 26 [cited 2026 Nov. 5];5(1):29-38. Available from: https://jurnal.poltekkespalembang.ac.id/index.php/jgk/article/view/2847