Peran Asupan Energi, Kualitas Tidur, dan Tingkat Stres Dalam Memicu Night Eating Syndrome Pada Mahasiswa UPI
The Role of Energy Intake, Sleep Quality, and Stress Level in the Occurrence of Night Eating Syndrome among UPI Students
DOI:
https://doi.org/10.36086/jgk.v5i2.3422Keywords:
Asupan; Kualitas Tidur; Mahasiswa; Night Eating Syndrome; StressAbstract
Permasalahan gizi pada remaja perlu menjadi perhatian utama karena dampaknya yang serius bagi kesehatan saat menginjak dewasa. Permasalahan gizi bisa timbul dari pola dan perilaku makan yang menyimpang, Salah satunya Night Eating Syndrome (NES) yang banyak ditemukan pada kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan asupan energi, kualitas tidur, dan tingkat stress terhadap timbulnya gangguan makan NES. Penelitian kuantitatif ini dilakukan dengan desain cross-sectional. Besar sampel penelitian 73 mahasiswa dengan kriteria inklusi berusia 19-24 tahun, mahasiswa aktif 3 fakultas di UPI, tidak sedang menjalani diet atau dalam kondisi sakit, dan bersedia. Analisis univariat dan bivariat menggunakan Uji Korelasi Rank Spearman dengan perangkat lunak SPSS. Hasil studi menunjukkan bahwa mayoritas subjek (72%) tidak mengalami NES, terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur (p=0,002) dan tingkat stress (p=0,018) terhadap NES. Sementara itu, asupan energi tidak berkorelasi positif dengan kejadian NES (P=0,169). Semakin tinggi tingkatan stress yang dialami ditambah dengan buruknya kualitas tidur, dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami NES. Sementara itu, jumlah asupan energi harian tidak memberikan pengaruh pada seseorang untuk mengalami NES ataupun tidak.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work







