Systematic Literatur Review: Determinan Mutu Pemeriksaan Mikroskopis Bakteri Tahan Asam untuk Diagnosis Tuberkulosis
Abstract
Latar Belakang: Pemeriksaan mikroskopis Bakteri Tahan Asam (BTA) masih menjadi metode utama diagnosis tuberkulosis (TB), namun mutunya sering bervariasi. Peningkatan kapasitas tenaga laboratorium dan sistem penjaminan mutu diperlukan untuk memperkuat diagnosis TB di berbagai fasilitas kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor yang memengaruhi kualitas pemeriksaan BTA melalui systematic literature review.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic literatur review berdasarkan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic literatur reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Pencarian dilakukan pada PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar, dan diperoleh 20 artikel yang relevan.
Hasil: Hasil menunjukkan lima determinan utama mutu pemeriksaan, yaitu kualitas sputum, kompetensi petugas laboratorium, pelaksanaan External Quality Assessment (EQA), ketersediaan alat dan reagen, serta pengawasan manajemen laboratorium.
Kesimpulan: Pelatihan dan EQA terbukti paling berpengaruh dalam meningkatkan akurasi diagnosis.
Copyright (c) 2026 JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copy Right dipegang oleh pengelola jurnal












