Pengaruh Metode Ekstraksi Maserasi Dan Refluks Terhadap Parameter Standardisasi Mutu Ekstrak Daun Kelengkeng (Dimocarpus longan L.)

  • Sara Ayu Wulandari Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Muhamad Taswin
  • Minda Warnis Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang
Keywords: Daun kelengkeng, ekstrak maserasi, ekstrak refluks, mutu ekstrak

Abstract

Latar Belakang: Daun kelengkeng (Dimocarpus longan L.) telah teridentifikasi sebagai salah satu tanaman yang berpotensi digunakan sebagai bahan baku dalam pengembangan obat tradisional. Proses ekstraksi yang dilakukan secara terstandar berperan penting dalam menghasilkan ekstrak yang berkualitas. Untuk memastikan mutu ekstrak yang diperoleh, peneliti melakukan pengujian terhadap parameter standardisasi, baik spesifik maupun non spesifik, pada ekstrak etanol daun kelengkeng (Dimocarpus longan L.) yang diperoleh melalui metode maserasi dan refluks. Upaya ini bertujuan untuk menghasilkan ekstrak yang memenuhi kriteria mutu yang ditetapkan.

Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan analisis secara deskriptif, yaitu pengujian pengaruh metode ekstraksi maserasi dan refluks terhadap standardisasi mutu ekstrak daun kelengkeng (Dimocarpus longan L.). Pengujian mutu meliputi pengujian parameter spesifik dan non spesifik.

Hasil: Pada pengujian parameter mutu ekstrak maserasi daun kelengkeng kadar sari larut air 16,54%, kadar sari larut etanol 24,87%, bobot jenis 1,0075 g, kadar air 35,06%, kadar abu total 96,33%, kadar cemaran mikroba 370/gram, dan cemaran logam Pb 0,0969 mg/kg. Pada ekstrak refluks daun kelengkeng kadar sari larut air 19,06%, kadar sari larut etanol 35,31%, bobot jenis 1,0109 g, kadar air 24,24%, kadar abu total 95,53%, kadar cemaran mikroba 0/gram, dan cemaran logam Pb 0,0868 mg/kg.

Kesimpulan: Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa mutu ekstrak refluks daun kelengkeng (Dimocarpus longan L.) lebih baik dibandingkan ekstrak maserasi daun kelengkeng (Dimocarpus longan L.).

References

1. Presiden RI. 2023. “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan.” Undang-Undang (187315):1–300.
2. Indrajati, Siti Bibah, Dina Rosita, Lukman Dani Saputra. 2021. “Buku Lapang Budidaya Lengkeng.” Buku Lapangan Budidaya Lengkeng 1–94.
3. Faizin, Fadli Akbar, Riana Putri Rahmawati, and Muhamad Khudzaifi. 2025. “Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Kelengkeng ( Dimocarpus Longan L .) Dalam Sediaan Mouthwash Terhadap Bakteri Streptococcus Mutans.” 5:1054–72.
4. Hilma, Nadiyah Atikah Della Putri, Nilda Lely. 2021. “Determination Of Total Phenol And Total Flavonoid Content Of Longan (Dimocarpus Longan Lour) Leaf Exctract.” Jurnal Ilmiah Farmako Bahari 12(1):80.
5. Megahati Ruth Rize Paas & Febta Mitra. 2024. “Hepatoprotective Activity Test of Longan Leaf Methanol Extract (Euphoria Longan (L.) Steud.) Against Paracetamol-Induced SGOT and SGPT Liver Levels of Male White Rats.” Radinka Journal of Health Science 1(3):106–14.
6. Puspita, Ratna, Maria Bintang, Priosoeryanto Bambang Pontjo. 2019. “Antiproliferative Activity of Longan (Dimocarpus Longan Lour.) Leaf Extracts.” Journal of Applied Pharmaceutical Science 9(5):102–6.
7. Departemen Kesehatan RI. 2000. Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta
8. BPOM RI. 2023. “Pedoman Penyiapan Bahan Baku Obat Bahan Alam Berbasis Ekstrak / Fraksi.” Badan Pengawas Obat Dan Makanan RI (November):45.
9. Ulfa Maria, Safitri Alda, Emelda, Munir M Abdurrahman, Sulistyani Nanik. 2023. “Pengaruh Metode Ekstraksi Maserasi Dan Sokletasi Terhadap Standarisasi Parameter Spesifik Dan Non Spesifik Ekstrak Etanol Biji Pepaya (Carica Papaya L.).” Jurnal Insan Farmasi Indonesia 6(1):1–12.
10. Nurfahmi, Muhammad Ichsan, Kiki Mulkiya Yuliawati, and Livia Syafnir. 2024. “Pengujian Pengaruh Perbedaan Metode Ekstraksi Terhadap Parameter Standar Mutu Ekstrak Daun Kelor.” Jurnal Riset Farmasi (JRF) 4.
11. Ni’am Musfirotun, Saputri R Kisno, Februyani Nawafila. 2023. “Standarisasi Parameter Spesifik Dan Non-Spesifik Ekstrak Daun Binahong Merah (Anredera Cordifolia) Dengan Perbedaan Metode Ekstraksi.” Indonesian Journal of Health Science 3(2a):431–37.
12. Marjoni, R., 2016. Dasar-dasar Fitokimia untuk Diploma III Farmasi Cetakan I. CV. Trans Info Media. Jakarta. Indonesia
13. Faizin, Fadli Akbar, Riana Putri Rahmawati, and Muhamad Khudzaifi. 2025. “Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Kelengkeng ( Dimocarpus Longan L .) Dalam Sediaan Mouthwash Terhadap Bakteri Streptococcus Mutans.” 5:1054–72.
14. Soares, Noberto, Fania Putri, and Rissa Laila Vifta. 2021. “Pengaruh Metode Dan Pelarut Ekstraksi Terhadap Mutu Ekstrak Daun Karika (Carica Pubescens L.).” Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product.
15. Riskiyani, Nurcahyo, Febriyanti. (2020). Pengaruh Perbedaan Metode Ekstraksi Terhadap Kadar Flavonoid Ekstrak Daun Beluntas (Pluchea indica L). Politeknik Harapan Bersama.
16. Utami Yuri Pratiwi, Siska Sisang, and Asril Burhan. 2020. “Pengukuran Parameter Simplisia Dan Ekstrak Etanol Daun Patikala (Etlingera Elatior (Jack) R.M. Sm) Asal Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan.” Majalah Farmasi Dan Farmakologi 24(1):6–10.
17. Yuliarti, T., Lestari, W., & Nugroho, B. A. (2020). Standarisasi Ekstrak Etanol Daun Binahong (Anredera cordifolia). Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, 18(1), 1–9.
18. BPOM RI. 2014. Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2014 Tentang Persyaratan Mutu Obat Tradisional. Badan Pengawas Obat Dan Makanan, 1–25.
19. Jefri Muhammad Mohd Yusof, Mohd Talib Latif & Yusoff Siti Fairuz Mohd. 2022. “Prosedur Pengekstrakan Untuk Analisis Logam Berat Dalam Tisu Tumbuhan Prosedur Pengekstrakan Untuk Analisis Logam Berat Dalam Tisu Tumbuhan Dan Persekitaran Hevea Brasiliensis.” (January). jsm-2021-5009-13.
20. Utami Yuri Pratiwi, Siska Sisang, and Asril Burhan. 2020. “Pengukuran Parameter Simplisia Dan Ekstrak Etanol Daun Patikala (Etlingera Elatior (Jack) R.M. Sm) Asal Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan.” Majalah Farmasi Dan Farmakologi 24(1):6–10.
Published
2026-06-29