Optimasi Formulasi Obat Kumur Berbahan Aktif Ekstrak Etanol Daun Rasamala sebagai Antibiofilm Streptococcus Mutan
Abstract
Latar Belakang: Karies gigi adalah masalah kesehatan rongga mulut yang erat kaitannya dengan pembentukan biofilm oleh Streptococcus mutans. Pemakaian obat kumur dengan bahan alam dikembangkan sebagai alternatif yang lebih aman dengan efek samping minimal dibandingkan antiseptik kimia. Riset berikut bertujuan guna mengetahui formulasi optimal obat kumur berbahan aktif ekstrak etanol daun rasamala (Altingia excelsa Noronha) sebagai antibiofilm Streptococcus mutans.
Metode: Penelitian eksperimental laboratorium, desain post-test only control group design. Formulasi obat kumur ekstrak etanol daun rasamala berbagai konsentrasi 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, 10%, 12,5% dengan 4 kali pengulangan menggunakan metode meserasi. aktivitas antibiofilm dengan memakai metode microtiter plate. Proses ini melibatkan pewarnaan menggunakan kristal violet, pembacaan absorbansi dengan panjang gelombang 595 nm dengan multimode reader.
Hasil: Diperoleh nilai p < 0,05 memperlihatkan terdapat signifikansi perbedaan pada kelompok perlakuan terhadap formula ekstrak etanol daun rasamala. Formulasi konsentrasi 10% menunjukkan aktivitas antibiofilm paling optimal.
Kesimpulan: Formulasi obat kumur berbahan aktif ekstrak etanol daun rasamala berpotensi sebagai agen antibiofilm alami terhadap Streptococcus mutans.
Copyright (c) 2026 JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copy Right dipegang oleh pengelola jurnal












