FAKTOR RISIKO FREKUENSI KUNJUNGAN BALITA PADA KASUS PNEUMONIA DI PUSKESMAS

  • Shinta Maharani STIK Siti Khadijah Palembang
Keywords: Frekuensi kunjungan, balita, pneumonia

Abstract

Latar Belakang: Batuk berulang pada balita dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan balita dan meningkatkan kunjungan ulang balita ke pelayanan kesehatan. Tujuan studi ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan frekuensi kunjungan karena batuk pada balita.

Metode: Penelitian ini menggunakan desain potong lintang. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Kembangan Jakarta Barat tahun 2013. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 133 ibu dan balita yang memiliki keluhan batuk.

Hasil: Hasil studi statistik frekuensi kunjungan karena batuk rata-rata 3 kali kunjungan dalam setahun dengan maksimal kunjungan 10 kali. Hasil analisis multivariat ditemukan hubungan bermakna faktor klasifikasi batuk dan musim hujan.

Kesimpulan: Faktor klasifikasi batuk pada balita (pneumonia) merupakan faktor yang memiliki pengaruh paling besar terhadap frekuensi kunjungan karena batuk pada balita, sehingga perlu diberikan informasi pada keluarga untuk mencegah dan menanggulangi penyakit pneumonia yang dapat meningkatkan kunjungan balita karena batuk.

Published
2020-12-31
How to Cite
1.
Maharani S. FAKTOR RISIKO FREKUENSI KUNJUNGAN BALITA PADA KASUS PNEUMONIA DI PUSKESMAS. JPP [Internet]. 31Dec.2020 [cited 20Jun.2021];15(2):119-28. Available from: https://jurnal.poltekkespalembang.ac.id/index.php/JPP/article/view/559