Manajemen Hipertermi Pada Asuhan Keperawatan Anak Kejang Demam

  • Rehana Rehana Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palembang
  • Muliyadi Muliyadi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palembang https://orcid.org/0000-0001-8440-2303
  • Miranti Alam Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palembang
Keywords: Manajemen Hipertermi, Kejang Demam, Studi Kasus

Abstract

Latar belakang: Kejang demam adalah serangan kejang yang terjadi pada suhu diatas 38°C yang disebabkan oleh proses ekstrakranial tanpa adanya riwayat kejang tanpa demam. Tujuan penelian untuk  mendeskripsikan manajemen hipertermi pada pasien anak kejang demam melalui pendekatan studi kasus. Metode: Jenis penelitian deskriptif dengan pemaparan studi kasus melalui pendekatan asuhan keperawatan yakni pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Subjek dalam studi kasus ini dua pasien anak dengan inisial An.A yang berusia sembilan bulan dan pasien kedua dengan inisial An.N yang berusia enam bulan, Asuhan keperawatan dilakukan diruang rawat inap disalah satu rumah sakit umum di kota palembang. Sedangkan proses pengambilan asuhan keperawatan dari tanggal 2 sampai  4 dan 16 sampai 18 April 2021. Analisa data yang digunakan dalam studi kasus ini adalah analisis deskriptif yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan data yang terkumpul untuk membuat suatu kesimpulan yang disajikan secara naratif. Hasil: Pengkajian mendapatkan data bahwa An.A mengalami demam sejak dua hari dan kejang selama lima menit. Sedangkan An.N mengalami demam sepanjang malam dan kejang dua kali selama selama menit. Implementasi keperawatan berfokus utama diagnosa hipertermi memiliki tujuan mempertahankan suhu tubuh dalam batas normal, mencegah kejang berulang. Hasil evaluasi suhu tubuh pasien dalam batas normal dan serang kejang tidak terjadi. Kesimpulan: manajemen hipertermi dapat menurunkan suhu tubuh dan mencegah terjadinya kejang berulang.

References

BKKBN. (2012). Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia. Survei Demografi Dan Kesehatan Indonesia.

Corwin, Elisabet J. (2009). Buku saku Patofisiologi, Edisi 3. Jakarta : EGC

Dewi Anisa, Kurnia (2019). Efektifitas Kompres Hangat Untuk Menurunkan Suhu Tubuh pada An.D dengan Hipertermia. Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan: Wawasan Kesehatan, 5(2), 122-127. https://garuda.ristekbrin.go.id/documents/detail/902315

Fadli & Hasan, A. 2018. Pengaruh Kompres Hangat Terhadap Perubahan Suhu Tubuh pada Pasien Febris. Jurnal Ilmiah Kesehatan Pencerah. 7(2). 78-83 Diakses pada 29 Januari 2021 melalui https://stikesmu- sidrap.ejournal.id

Makarim, R. F. .2019. Ketahui Gejala yang Muncul saat Kejang Demam. Diakses pada 7 Januari 2021 melalui https://www.halodoc.com

Merry, D. C. (2020). Pengertian Demam. Diakses pada 12 Januari 2021 melalui https://www.alodokter.com

NANDA. (2015). Diagnosis Keperawatan Definisi & Klasifikasi 2015-2017 Edisi. 10 editor T Heather Herdman, Shigemi Kamitsuru. Jakarta: EGC.

Nindela, R., Dewi, M. R., Ansori, I. Z., Klinik, B. P., Kedokteran, F., & Sriwijaya, U. (2014). Karakteristik Penderita Kejang Demam di Instalasi Rawat Inap Bagian Anak Rumah Sakit Muhammad Hoesin Palembang. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 1 No. 1(Oktober), 41– 45. ejournal.unsri.ac.id

Nova Ari Pangesti, Bayu Seto Rindi Atmojo, Kiki A. (2020). Penerapan Kompres Hangat Dalam Menurunkan Hipertermia Pada Anak Yang Mengalami Kejang Demam Sederhana. Nursing Science Journal (NSJ), 1(1), 29-35. Retrieved from https://journal.akperkabpurworejo.ac.id/index.php/nsj/article/view/18

Nur Azizah, Khadijah. (2018). BKKBN: Angka Kematian Bayi dan Anak Turun!.Diakses pada 18 Januari 2021 melalui https://health.detik.com

PPNI (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia; Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1. Jakarta; DPP PPNI.

.(2018). Standar Luaran Keperawatan Indonesia; Definisi dan Kriteria Hasil, Edisi 1. Jakarta; DPP PPNI.

. (2018). Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia; Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1. Jakarta; DPP PPNI.

Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI. (2014). Infodatin. Diakses pada 11 Januari 2021 melalui https://pusdatin.kemkes.go.id/

Sri Purwanti & Winarsih Nur Ambarwati, 2008. Pengaruh Kompres Hangat Terhadap Perubahan Suhu Tubuh Pada Pasien Anak Hipertermia. Jurnal Berita Ilmu Keperawatan ISSN 1979-2697, Vol. 1. No. 2. Diakses pada 29 Januari 2021 melalui https://journal.akperkabpurworejo.ac.id

Waskitho, Punguh A. (2013). Asuhan keperawatan hipertermi. Jakarta : Selemba Medika

World Health Organization. (2015). Infant Mortality Rate. Diakses pada 12 Januari 2021 melalui https://www.who.int

Wulandari, D & Erawati, M. (2016). Buku ajar keperawatan anak. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Published
2021-11-22
How to Cite
Rehana, R., Muliyadi, M., & Alam, M. (2021). Manajemen Hipertermi Pada Asuhan Keperawatan Anak Kejang Demam. JKM : Jurnal Keperawatan Merdeka, 1(2), 137-144. https://doi.org/10.36086/jkm.v1i2.994