HUBUNGAN STATUS MEROKOK DENGAN KADAR ANTIGEN KARSINOEMBRIONIK PADA PEGAWAI LAKI-LAKI DI LINGKUNGAN PERKANTORAN

Authors

  • Saleh Imansyah Balai Karantina Kesehatan,Palembang, Indonesia
  • Septi Wulandari Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Sri Sulpha Siregar Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Asrori Asrori Poltekkes Kemenkes Palembang

Keywords:

CEA, merokok, penanda tumor, karyawan laki-laki

Abstract

Latar belakang: Carcinoembryonic Antigen (CEA) merupakan penanda tumor yang digunakan untuk membantu pemantauan pasien dengan keganasan tertentu. Namun, peningkatan CEA tidak selalu menunjukkan adanya kanker karena dapat dipengaruhi oleh faktor nonmaligna, termasuk kebiasaan merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status merokok dengan kadar CEA pada karyawan laki-laki di Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Palembang. Metode: Penelitian dilakukan pada April–Juli 2025 di Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Palembang dengan subjek karyawan laki-laki berusia 30–56 tahun. Status merokok diperoleh melalui kuesioner langsung, sedangkan hasil pemeriksaan CEA diperoleh dari data medical check-up (MCU). Sebanyak 30 subjek dianalisis. Hubungan status merokok dengan CEA diuji menggunakan uji Chi-square. Hasil: Sebanyak 10 subjek (33,3%) merupakan perokok dan 20 subjek (66,7%) bukan perokok. Kategori CEA tidak normal ditemukan pada 9 subjek (30,0%). Dari kelompok perokok, 7 dari 10 subjek (70,0%) memiliki CEA tidak normal, sedangkan pada kelompok bukan perokok ditemukan 2 dari 20 subjek (10,0%). Uji Fisher’s exact menunjukkan hubungan yang bermakna secara statistik antara status merokok dan kategori CEA (p = 0,002). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara status merokok dan kategori kadar CEA pada subjek penelitian.

Kata kunci: CEA, merokok, penanda tumor, karyawan laki-laki

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

1.
HUBUNGAN STATUS MEROKOK DENGAN KADAR ANTIGEN KARSINOEMBRIONIK PADA PEGAWAI LAKI-LAKI DI LINGKUNGAN PERKANTORAN. JMLS j. of med. Lab. and sci. [Internet]. 2026 Apr. 30 [cited 2026 Nov. 4];6(1):39-45. Available from: https://jurnal.poltekkespalembang.ac.id/index.php/jmls/article/view/4233